DiyaLaila Hobi menulis dan Mahasiswa di Fakultas Ekonomi & Bisnis

Cara Mengawinkan Kelinci

4 min read

Cara Mengawinkan Kelinci – Mempunyai hewan peliharaan apapun itu jenisnya tentu akan sangat menyenangkan jika bisa mengawinkan dan berhasil beranak dengan banyak. Karena dari hewan itu kamu bisa mendapat banyak anak.

Apalagi jika kamu berniat untuk membuat usaha dari hewan yang kamu pelihara. Namun mengawinkan kelinci perlu aturan karena dalam mengawinkan hewan peliharaan yang imut dan menggemaskan ini perlu kaidah dan tidak boleh sembrono.

Ciri – Ciri Kelinci Hamil

Ciri – Ciri Kelinci Hamil

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mengawinkan kelinci baik beda jenis atau sesama jenis perlu kamu ketahui terlebih dahulu ciri – ciri nya agar tidak bingung untuk merawatnya. Berikut adalah cirinya :

1. Nafsu Makan Meningkat

Ciri yang pertama adalah bertambahnya nafsu makan pada kelinci. Kelinci yang sedang hamil nafsu makannya akan betambah dari biasanya. Maka kamu harus tetap memperhatikan makanan yang ada dikandang karena biasanya cepat habis.

Bila perlu kamu tambah porsi makananya agar tidak kehabisan dan kelinci yang sedang hamil bisa tetap terjaga kesehatannya dan juga janin yang dikandungya.

2. Berubahnya Warna Mulut yang Kemerahan

Ciri kedua adalah perubahan warna mulut yang lebih kemerahan. Biasanya itu terjadi pada hari pertama hamil. Mulut kelinci akan semakin memerah seiring dengan besarnya usia kehamilan.

Selain mulut biasanya warna merah ini juga terlihat pada hidungnya. Maka jangan khawatir dan berbahagialah saat mulut dan hidung merah.

3. Agresif dan Tambah Galak

saat hamil biasanya hewan satu ini akan lebih agresif dan tambah galak bahkan dengan pemilik yang setiap hari mengurusinya. Itu terjadi karena kelinci menjaga kandunganya agar saat melahirkan bisa lancar.

Saat kondisi seperti kamu tentu harus berhati – hati agar tidak tekena cakaran saat hewan tersebut merasa terganggu dan terancam.

4. Perut Semakin Membesar

Sama seperti halnya manusia dan hewan, saat sedang hamil maka yang paling jelas kelihatan adalah semakin membesarnya perut.

5. Mudah Lapar dan Minum Lebih Banyak

Selanjutnya adalah hewan peliharaan yang imut dan menggemaskan ini akan mudah lapar, oleh karena itu kamu harus menyiapkan makanan yang banyak di kandang atau dalam kata lain tambah takaran makananya.

Selain itu kelinci ini akan bertambah porsi minumnya. Maka dari itu siapkan makanan dan minum yang banyak apalagi saat ditinggal istirahat atau keluar rumah.

6. Tidak Mau Kawin Lagi

Karena sudah hamil, kelinci tidak mau dikawinkan lagi. Untuk mengecak kamu bisa jadikan satu kandang dengan kelinci jantan, akan terlihat kelinci betina menjauh dan tidak mau mendekati yang jantan.

7. Mudah Stress

Selain agresif ciri lain ketika hamil adalah mudah stress dan sensitif terutama jika dia merasa terancam.

8. Sering Mengorek Kandang

Hal seperti ini memang sudah menjadi ciri alami, semakin tua umur kehamilanya maka semakin sering pula kelinci mengorek – orek kandang.

Baca Juga : Kandang Kelinci

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina

Hal yang tidak boleh terlewatkan adalah tentang membedakan yang jantan dan yang betina, karena pada dasarnya setiap makhluk hidup akan bisa reproduksi dengan jenis kelamin yang berbeda.

Nah untuk itu berikut ini adalah cara membedakan kelinci jantan dan betina :

Kelinci Jantan

  • Mempunyai kepala yang leboh lonjong
  • Ukuran badan lebih kecil
  • Mempunyai 2 testiskel pada anus
  • Mempunyai jarak anus dan penis yang jauh

Jika kamu bingung bagaimana cara memastikan hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah pegang kelinci setelah itu angkat dan balikan badanya.

Perhatikan bagian bawah yang berada didekat ekor biasanya jika jantan akan terlihat seperti tabung yang berwarna pink yang tertutup bulu. Itulah organ penis dari kelinci jantan. Selain kelinci jantan yang umurnya lebih dari 3 minggu mempunyai kepala seperti balok (kotak).

Biasanya kelinci jantan lebih mudah untuk dipegang, lebih akrab dan bersahabat.

Kelinci Betina

  • Kepala lebih bulat
  • Ukuran badan lebih besar
  • Anus dan vagina yang berdekatan

Sama seperti kelinci jantan cara melihat dan memastikan adalah dipegang dan dibalikan tubuhnya agar terlihat vagina dan anusnya.

Bila kamu melihat gundukan pada bagian atas anusnya maka itulah ciri utamanya. Namun posisi gundukan dan anus yang berdekatan akan mempersulit karena tidak terlihat jelas karena tertutup dengan bulu.

Selain itu kamu juga bisa memastikan bobot dari kelinci betina. Biasaya ukuran bobot kelinci betina akan lebih besar.

Usia Ideal Kelinci di Kawinkan

Usia Ideal Kelinci di Kawinkan

Sebelum mengawinkan kamu harus tahu usia yang pas untuk kelinci bisa hamil karena jika masih terlalu kecil tidak baik untuk kesehatanya.

Untuk mengawinkan sendiri setiap jenis berbada  tergantung dengan tipe yang ingin kamu kawinkan karena cara mengawinkan kelinci yang beda jenis juga berbada caranya.

Jika kamu mempunyai kelinci jenis polish kamu bisa mengawinkan pada usia 4 bulanan. Berbeda dengan jenis new zaeland dan chincilla yang baru bisa dikawinkan pada umur 6 – 7 bulan.

Berbeda juga dengan kelinci besar yaitu giant yang bisa dikawinkan pada umur 9 – 12 bulan.

Perlu digaris bawahi jika kelinci betina yang belum siap atau dipaksa kawin biasanya akan mengalami keguguran. Hal tersebut tentu tidak diinginkan.

Waktu Perkawinan Kelinci yang Pas

Waktu yang Pas

Selain usia yang perlu diperhatikan waktu juga perlu dipersiapkan. Kelinci sendiri tidak mempunyai masa eistrus atau menstruasi secara teratur. Maka kamu bisa mengawinkan kapan saja tanpa harus menunggu masa tertentu.

Namun untuk mengawinkan merujuk kepada beberapa penilitan yang tidak membolehkan mengawinkan pada bulan dingin atau panas karena mempunyai kelembapan yang sangat tinggi.

Nah namun jika kamu menginginkan kelahiran yang bisa mencapai 5 kali dalam setahun maka kamu harus pisahkan indukan dan anak – anaknya dalam waktu 6 minggu setelah masa persalinan.

Selain itu pemberian makan yang sehat juga harus diperhatikan agar tujuan bisa melahirkan 5 kali atau lebih bisa terwujud.

Sebenarnya tidak dianjurkan untuk mengawinkan kelinci hingga 5 kali karena kualitas dari anak dan kehamilanya tidak bagus.

Bagaimana Teknik Mengawinkan Kelinci ?

mengawinkan

Sebelum melakukan perkawinan sebaiknya beri makanan yang cukup untuk kelinci, selain itu beri tempat yang nyaman. Hal tersebut merupakan modal utama yang harus diperhatikan.

  • Pertama adalah dengan menjadikan satu kandang antara kelinci jantan dan betina. Namun agar kelinci jantan mendominasi kandang dan lebih pede sebaiknya bawalah kelinci betina ke kandang yang jantan.
  • Suhu dalam kandang usahakan jangan terlalu lembap, biasanya para peternak mengawinkan pada pagi, sore dan malam hari antara jam 6 – 8 pagi atau malam.
  • Cara mengawinkan kelinci agar tidak gagal dan beranak banyak selanjutnya adalah membiarkan kelinci betina berada dalam kandang yang jantan biarkan mereka bercumbu.
  • Setelah jantan dan betina bercumbu dengan jantan menaiki betia yang dilakukan beberapa menit setelahnya istirahatkan 10 – 15 menit agar memberi jeda, setelah itu masukan lagi agar melakukan perkawinan yang kedua.
  • Jika sudah terlihat kelinci betina sudah tidak mau lagi kawin, jangan dipaksa, dan segera pindahkan kelinci betina ke kandang yang semula.
  • Nah berbeda masalah jika kamu mengawinkan dialam bebas, kamu tidak perlu mengistirahakan, biarkan mereka yang beristirahat sendiri. Setelah dirasa cukup kamu bisa kembalikan ke kandangnya.

Ada kalanya betina tidak mau kawin. Tentu ada beberapa sebab, salah satunya adalah karena memang belum siap untuk kawin. Bisa jadi karena baru melahirkan , sedang hamil, masih menyusui dan lain – lain.

Jika kelinci belum siap untuk kawin janga dipaksa karena itu akan mengganggu kesehatanya.

Namun sebab lain yang mungkin terjadi adalah kelinci betina tidak suka dengan kelinci jantanya, untuk itu kamu bisa ganti dengan pejantan lain. Selanjutnya jika betina tidak nyaman berada dikandang kamu bisa ganti kandang yang mungkin lebih luas. Hal terakhir yang mungkin menyebabkan kelinci tidak mau kawin adalah karena sedang stress, untuk itu jangan kamu paksa, kamu harus rawat sampai stressnya benar – benar hilang.

Nah itu tadi beberapa cara mengawinkan kelinci agar cepat hamil dan jangan setelah melahirkan ya. Mudah – mudahan bermanfaat dan bisa membantu kamu dalam pemeliharaan hewan yang imut dan menggemaskan ini.

DiyaLaila Hobi menulis dan Mahasiswa di Fakultas Ekonomi & Bisnis

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina –  kecintaan orang terhadap kelinci semakin banyak. Yah jelas karena memang hewan ternak yang imut...
DiyaLaila
2 min read

Penyakit Kelinci

Penyakit Kelinci – mempunyai hewan ternak yang imut dan menggemaskan tentunya akan menyenangkan, setiap harinya bisa bermain bersama dan menjadi teman...
DiyaLaila
4 min read

Vitamin Kelinci

Vitamin Kelinci – halo sahabat slavbis, bagaimana kabarnya, semoga setiap harinya semakin baik yah. Melanjutkan pembahasan mengenai kelinci memang tidak ada...
DiyaLaila
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *