DiyaLaila Hobi menulis dan Mahasiswa di Fakultas Ekonomi & Bisnis

Penyakit Kelinci

4 min read

Penyakit Kelinci – mempunyai hewan ternak yang imut dan menggemaskan tentunya akan menyenangkan, setiap harinya bisa bermain bersama dan menjadi teman dikala sedang sendirian atau boring.

Namun memelihara hewan peliharaan terutama kelinci perlu perawatan yang baik karena kelinci cukup rentan dengan penyakit yang bisa mengancam nyawanya.

Salah satu yang menyebabkan kelinci terkena penyakit adalah kurangya asupan vitamin dan makanan sehingga kekebalan tubuhnya tidak baik dan lebih rentan terkena penyakit. Selain itu faktor lain yang bisa mempengaruhi adalah kandang atau sekililing tidak bersih.

Apa saja sih penyakit yang sering diderita oleh kelinci ? berikut ini harus kamu ketahui agar bisa diantisipasi.

Jenis Penyakit Umum Diderita Kelinci

Tentu sangat penting mengerti tentang jenis penyakit yang sering diderita oleh kelinci, agar bisa menganalisa dan menghindarinya. Berikut ini adalah penyakit, ciri – ciri dan cara untuk mengendalikanya.

1. Gigi yang Tumbuh Berlebihan

Gigi yang Tumbuh Berlebihan kelinci

Yang pertama adalah gigi yang terus menerus tumbuh. Gigi kelinci terkenal panjang namun hati – hati jika gigi dari kelinci terus menerus bertambah panjang maka akan kesulitan untuk makan.

Gigi kelinci biasanya akan berbentuk seperti paku yang tajam sehingga bisa melukai pipi serta lidah dari kelinci itu sendiri. Selain itu jika gigi dari kelinci tumbuh melengkung maka tidak bisa untuk menutup mulut sama sekali.

Namun harus di perhatikan, dengan gejala – gejala seperti ini kamu harus berhati – hati dan cepat untuk mengatasinya karena jika dibiarkan saja maka kelinci akan kekurangan asupan makanan dan tentunya berimbas buruk pada kehidupanya.

Cara mengatasinya pertama kamu hanya perlu memastikan sumber makanan 80 %an berupa serat dan rumput jerami. Sisanya kamu bisa berikan sayuran hijau, buah dan pelet.

Baca Juga : Vitamin Kelinci

2. Telinga Berkerak dan Bau

Telinga Berkerak dan Bau

Penayakit lain yang sering diderita oleh kelinci adalah tungau telinga (kerak dan bau pada telinga). Biasanya warnanya berwarna coklah dan mengeluarkan cairan yang bau.

Untuk gejala awal biasanya kelinci sering menggaruk telinganya karena muncul bintik merah mudah dan gatal.

Hal yang perlu kamu perhatikan sebelum terjadi adalah pastikan bahwa kandang dan sekilingnya bersih tidak lembab. Selain itu berikanlah pakan yang kering serta pisahkan antara kelinci yang sehat dan yang sakit.

Agar penyakit ini cepat sembuh kamu cukup bersihkan dan basuh telinga aja secara teratur dengan menggunakan air hangat. Selanjutnya oleskan minyak atau obat lain untuk menyembuhkan antibiotik.

3. Trichobezoars (Bola Rambut)

Trichobezoars (Bola Rambut)

Kelinci sendiri mempunyai penyakit yang sering diderita mirip dengan kelinci yang mana mengalami bola rambut akibat aktivitas yang mereka lakukan sendiri.

Aktivitas menelan rambut dan tidak bisa memuntahkannya mengakibaktan penyakit dan bola rambutnya dikeluarkan melalui usus.

Namun hati – hati bila bola rambut ini tidak bisa dikeluarkan maka akan menyumbat saluran pencernaan dan akibatnya akan terjadi komplikasi serius.

Selain itu kelinci yang terkena penyakit ini akan selalu lemas serta tidak mempunyai nafsu makan yang baik.

Untuk menghindarinya kamu cukup memberikan makanan dengan kandunga serat yang banyak.

Namun, jika sudah terlanjur termakan dan tidak bisa dikeluarkan kamu cukup belikan obat pelancar pencernaan khusus untuk kelinci saja.

4. Jamur Kulit

Jamur Kulit

Untuk penyakit yang satu ini biasanya gejala awal pada kelinci adalah kulit akan berwarna merat bintik – bintik serta mempunyai bulu yang tidak indah lagi alias kusut seperti tidak terawat.

Penyebab penyakit ini tidak lain tidak bukan karena kurangnya perawatan dan minimnya kebersihan dari kandang.  Kamu harus rajin untuk membersihkan kandang agar tidak mudah terkena penyakit.

Pertanyaanya , jika kelinci sudah terlanjur terkena penyakit ini apa obatnya dan bagaimana cara mengobatinya ? jawabanya mudah karena kamu hanya cukup membersihkan bagian tubuh setelah itu cukur bulu yang terkena jamur dan oleskan salep untuk menghilangkan jamurnya.

5. Pasteurellosis

Pasteurellosis kelinci

Penyakit ini menyerang bagian mata yang disebabkan oleh infeksi pada mata dan sinus hidung kelinci. Ciri – cirinya adalah mata berair, hidung berair dan sering bersin.

Pemicunya adalah penyakit pernapasan, masalah gig dan kandang yang tidak mempunyai ventilasi yang baik.

Jika kamu mempunyai kelinci yang terkena penyakit ini, sebaiknya segera larikan kedokter hewan agar segera ditangani.

6. Penyakit Pilek

Mendengar kata pilek mungkin banyak yang beranggapan yang bisa terkena hanya manusia saja. Namun pada kenyataanya, pilek juga bisa menyerang kelinci.

Memang terlihat sepele namun efeknya sangat fatal bila kelinci peliharaan kamu terkena penyakit ini. Apalagi jika kamu mempunyai peliharaan yang banyak akan sagat berbahaya karena bisa menularkan ke yang lain.

Ciri – ciri kelinci yang sedang terkena pilek adalah hidungnya sering mengeluarkan lendir.

Namun jangan panik untuk mengatasinya pastikan agar kelinci yang terkena penyakit seperti ini sudah dipisahkan dengan yang lain untuk meminimalisir penularan. Setelah itu kamu bisa menyemprotkan antiseptik di hidungnya dan berikan obat antibiotik.

Baca Juga : Cara Merawat Kelinci

7. Cacingan

Cacingan pada kelinci disebabkan karena bisa jadi kamu memberikan makanan dan minuman yang tidak bersih atau makanan dan minuman yang kamu berikan mengandung telur cacing.

Untuk gejala dari cacingan adalah tubuh kelinci menjadi kurus namun tidak mempengaruhi kualitas makanya, kurang agresif, mukanya pucat, suka menggaruk lubang duburnya.

Cara mengobati kelinci yang sedang sakit kamu perlu memberikan obat cacing saja sampai sembuh.

8. Young Doe Syndrome

Young Doe Syndrome kelinci

Semua penyakit yang menyerang tentu akan mempunyai dampak yang buruk untuk hewan peliharaan kamu. Namun jika kelinci kamu terkena penyakit ini hati – hati karena akibatnya bisa mengalami kematian baik induk dan anaknya.

Penyakit ini menyerang kelinci yang sedang menyusui. Biasanya kelinci yang terkena penyakit ini, pada bagian susunya akan membengkak sehingga anaknya akan mati karena kurang mendapat susu dari ibunya.

Untuk itu kamu harus cermat, bila sudah telihat ciri – ciri pembengkakan pada kelenjarnya kamu harus segera suntik dengan Sulfa Strong, Penicilin, Ocylin dan lainya sebelum terlambat.

Baca Juga : Makanan Kelinci

9. Diare Pada Kelinci

Penyakit ini termasuk salah satu faktor yang paling banyak menyebabkan kelinci mengalami kematian. Baik kelinci pedaging maupun kelinci hias.

Diare sendiri terjadi karena virus yang menyerang biasanya masuk melalui makanan yang sudah tidak baik karena terkontaminasi.

Selain itu penyebab karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan hijau dan kebanyakan obat sehingga kelebihan dosis.

Cici – cirinya adalah :

  • Kotoran berwarna hiaju dan mengeluarkan lendir pada duburnya.
  • Lebih agresif dan kurang bergairah
  • Terlihat pucat dan lemas
  • Badanya terlihat lebih kurus
  • Telinga biasanya lebih cenderung turun
  • Sering kehausan

Namun jangan dibiarkan karena bisa mati sewaktu – waktu. Untuk cara mengobatinya adalah dengan mengubah pola makanya.

Ubah makanan yang sebelumnya lebih banyak makanan hijau ke pelet dan jerami. Selain itu berikan minuman yang sudah dicampur dengan antibiotik. Hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah dengan membersihkan kandang secara rutin.

10. Tyzzer

Tyzzer kelinci

Umumnya penyakit ini menyerang karena disebabkan karena paarasit bacilus piliformis atay stress terus menerus yang dialami.

Jika sudah terserang apa yang harus dilakukan ? sering – seringlah diajak interaksi serta berikan makanan yang bergizi agar sembuh stressnya.

11. Kokkidiosis

Penyakit ini sering menyerang usus dan hati kelinci. Biasanya kelinci yang sering di pelihara pada lantai akan mudah terkena.

Ciri yang bisa terlihat jelas adalah nafsu makan berkurang, berat badan menurun, lemas dan tampak lebih kurus dari biasanya.

Untuk mengobatinya berikanlah obat yang mengandung Sulfa kemudian jangan sering – sering untuk bermain dilantai.

Itu tadi pembahasan mengenai penyakit kelinci lengkap dengan obatnya. Dari beberapa jenis penyakit diatas hal yang paling krusial adalah tentang kebersihan dari kandang dan juga makanan yang diberikan.

Oleh sebab itu selalu perhatikan hal – hal diatas agar bisa meminimalisir  terjangkitnya penyakit pada kelinci kamu. Semoga selalu hoki dan bisa menjadi peternak yang sukses. Good Luck J

DiyaLaila Hobi menulis dan Mahasiswa di Fakultas Ekonomi & Bisnis

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina

Cara Membedakan Kelinci Jantan dan Betina –  kecintaan orang terhadap kelinci semakin banyak. Yah jelas karena memang hewan ternak yang imut...
DiyaLaila
2 min read

Vitamin Kelinci

Vitamin Kelinci – halo sahabat slavbis, bagaimana kabarnya, semoga setiap harinya semakin baik yah. Melanjutkan pembahasan mengenai kelinci memang tidak ada...
DiyaLaila
2 min read

Cara Mengawinkan Kelinci

Cara Mengawinkan Kelinci – Mempunyai hewan peliharaan apapun itu jenisnya tentu akan sangat menyenangkan jika bisa mengawinkan dan berhasil beranak dengan...
DiyaLaila
4 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *