Usaha Toko Bangunan

usaha toko bangunan

Pembangunan yang kian melejit dari masa ke masa tentu berdampak pada usaha toko bangunan.

Peluang yang ditawarkan sudah pasti semakin meluas.

Bukan hanya soal berjualan, perencanaan dan pengelolaan yang matang begitu dibutuhkan.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan dan step-step apa yang harus dilakukan agar bisnis ini berjalan dengan lancar?

Mari simak artikel berikut, karena penulis telah merangkumnya secara lengkap.

Peluang Usaha Toko Bangunan

Sandang, papan dan pangan merupakan kebutuhan pokok manusia.

Properti dari masa ke masa akan terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan manusia, disamping itu bisnis properti tentu membutuhkan alat dan bahan untuk membangun sebuah gedung ataupun bangunan.

Dengan itu bisnis ini tentu berkesinambungan.

Oleh karenanya, kini usaha toko bangunan begitu banyak kita jumpai, tak heran bisnsi ini memang mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Bisnis Plan

  1. Lakukan riset pasar tentang kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam pembangunan
  2. Persiapkan modal, rancang ide sematang mungkin, dan atur stategi keuangan
  3. Pilih pemasok yang menyediakan material berkualitas dengan harga yang bersaing
  4. Tentukan lokasi yang strategis, dan bidik pangsa pasarnya
  5. Terapkan strategi marketing yang tepat
  6. Catat semua arus keuangan
  7. Perhatikan penataan dan kebersihan toko bangunan Anda

Baca Juga : Usaha Fotocopy

Rincian Modal Toko Bangunan

Investasi

  1. Komputer, sekitar Rp 3.000.000
  2. Meja dan kursi, sekitar Rp 850.000
  3. Mobil Pick Up, sekitar Rp 150.000.000
  4. Timbangan bebek, sekitar Rp 850.000
  5. Etalase 3 buah, sekitar Rp 1.800.000 x 3 = Rp 5.400.000

Total investasi awal sebesar Rp 160.100.000

Bahan Penunjang dan Biaya Operasional

  1. Bahan dan material bangunan, sekitar Rp 300.000.000
  2. Biaya listrik dan air, sekitar Rp 350.000
  3. Gaji 3 orang karyawan, Rp 2.000.000 x 3 = Rp 6.000.000 (Pendapatan disesuaikan dengan daerah lokasi usaha)
  4. Bahan-bahan lainnya, sekitar Rp 2.500.000

Total bahan penunjang senilai Rp 302.500.000, dan total biaya operasional senilai Rp 8.850.000

Maka total keseluruhan modal yang harus Anda persiapkan adalah Rp 471.450.000

Analisis Pendapatan Usaha Toko Bangunan

Katakanlah dalam 1 bulan, data penjualan Anda sebagai berikut:

No Bahan bangunan Jumlah quantity per bulan Price Total
1 Batu bata 30.000 Rp 1000 /biji Rp 30.000.000
2 Batako 20.000 Rp 3000 /biji Rp 60.000.000
3 Ember cor 100 Rp 5.500 /biji Rp 550.000
4 Sekop 20 Rp 110.000 /biji Rp 2.200.000
5 Pasir 200 m³ Rp 290.000 /kubik Rp 58.000.000
6 Batu kerikil 10 truk Rp 1.600.000/truk Rp 160.000.000
7 Cat 50 kaleng (5 kg) Rp 80.000 /5 kaleng Rp 4.000.000
8 Keramik 50 kardus Rp 60.000 /1 kardus Rp 3.000.000
9 Besi beton 10 mm 50 batang Rp 92.000 batang/ Rp 4.600.000
10 Kawat bendrat 25 roll Rp 300.000 /roll Rp 7.500.000
11 Kuas 25 biji Rp 5.500 /biji Rp 137.500
12 Triplek 15mm 30 lembar Rp 155.000 /lembar Rp 4.650.000
13 Semen 80 ball Rp 58.000 /ball Rp 4.640.000
14 Pipa 30 batang Rp 70.000 /batang Rp 2.100.000
15 Paku 25 kg harga bervariasi Rp 500.000
16 Kabel 15 meter Rp 70.000 /meter Rp 1.050.000
17 Kran air plastik 25 biji Rp 10.000 Rp 250.000

Total pemasukan yang Anda terima perbulan adalah Rp 343.177.500

Total pendapatan bersih yang akan Anda terima adalah Rp 343.177.500 – Rp 8.850.000 (biaya operasional) – Rp 302.500.000 (biaya bahan penunjang) = Rp 31.827.500

Biaya bahan penunjang terkadang tidak sepenuhnya habis, jadi pendapatan bersih Anda bisa lebih tinggi lagi.

Baca Juga : Usaha Mebel

Strategi Marketing Usaha Toko Bangunan

1. Tentukan ciri khas usaha

Agar toko Anda terlihat berbeda dengan toko lain, maka Anda harus memiliki ciri khas tersendiri.

Buatlah bagaimana cara orang mengenal toko Anda dan mudah dalam mengingatnya.

2. Survey harga secara rutin

Harga material tentu akan selalu berubah-ubah, Anda harus rutin menyurvey harga, jangan sampai dengan material yang sama namun Anda mematok harga yang terlalu mahal dari kompetitor lain.

3. Kerjasama dengan kontraktor

Cara selanjutnya adalah membangun hubungan dengan kontraktor.

Anda bisa menawarkan material di toko Anda dengan cara yang menarik, jika berhasil, maka di pastikan kontraktor akan berlangganan kepada Anda.

4. Berikan pelayanan terbaik

Dalam segala jenis usaha, pelayanan tentu akan menentukan laris tidaknya usaha Anda.

Berikan pelayanan sebaik mungkin kepada para pelanggan.

Posisikan Anda sebagai seorang customer yang dimana Anda juga ingin mendapatkan pelayanan yang baik.

5. Jujur dengan kualitas barang

Dalam menjual apapun, utamakan kejujuran. Hal ini akan membuat pelanggan lebih percaya dengan Anda.

Jika Anda menjual barang yang berkualitas rendah dengan harga tinggi, tentu hal ini akan membuat pelanggan jadi kapok berbelanja di toko bangunan Anda.

6. Lengkapi segala jenis material

Toko bangunan yang lengkap dengan harga yang bersaing tentu akan dicari banyak orang.

Karena biasanya customer yang mencari bahan bangunan menginginkan toko yang lengkap agar tidak bolak-balik untuk mencari toko bangunan lain, biar sekalian gitu.

7. Pasang banner/sepanduk/kartu nama

Pasang banner atau sepanduk di depan toko bangunan Anda, hal ini tak lain adalah untuk menggait calon pelanggan yang kebetulan lewat di depan toko Anda.

Selain itu Anda juga bisa menyebarkan kartu nama kepada para kontraktor atau calon customer.

8. Paket promo/bundling

Memberikan diskon memang sangat jarang dilakukan dalam usaha ini, namun apa salahnya jika Anda mencoba cara ini?

Asalkan Anda mampu menentukan promosi atau paket bundling yang tanpa membuat Ana rugi.

Usaha Toko Bangunan Tanpa Modal

Usaha toko bangunan tanpa modal, mungkinkah?

Sudah tentu dalam membuka  setiap usaha akan membutuhkan modal bukan?

Namun untuk modal kali ini berbeda dengan modal yang bersifat nominal.

Modal yang dibutuhkan untuk membuka setiap usaha adalah:

  1. Modal keakinan
  2. Modal keberanian
  3. Modal promosi
  4. Modal keuletan
  5. Modal kerjasama

Dengan 5 modal ini Anda kemungkinan besar bisa memulai usaha bangunan tanpa modal sekalipun.

Jadi kesimpulannya untuk memulai usaha ini Anda dapat mengandalkan kerjasama atau jadi orang ketiga dalam pemasaran.

Dan Anda bisa untuk menerapkan sistem bagi hasil dengan pendiri usaha.

Kelebihan Usaha Toko Bangunan

  • Selalu ada peminat

Karena pembangunan akan selalu ada dari tahun ke tahunnya, tentu permintaan material untuk bangunan juga tak akan pernah habis tentunya.

Hal inilah yang ,menjadi kelebihan pertama dari usaha toko bangunan.

  • Tidak memiliki masa kadaluarsa

Kelebihan yang kedua adalah tidak memiliki masa kadaluarsa, berbeda halnya jika Anda berbisnis makanan.

Karena material bahan bangunan yang tidak ada kadaluarsanya membuat Anda tidak khawatir jika material lama terjual.

  • Potensi laba yang besar

Material bangunan tentu memiliki harga yang tidak murah, oleh karenanya hal ini membuat nilai jual Anda semakin tinggi.

Bukan hanya modal yang besar namun penghasilan Anda juga dinilai tinggi loh.

  • Bukan bisnis musiman

Tidak seperti biskuit lebaran atau baju lebaran yang hanya laris saat lebaran.

Material bangunan tidak bergantung pada musim, hal ini tentu akan membuat material bangunan selalu ada peminatnya.

Karena suatu pembangunan tidak dilakukan berdasarkan musim bukan?

Kelemahan Usaha Toko Bangunan

Walau dinilai dari usaha yang menjanjikan, namun usaha ini juga memiliki kelemahan yang harus Anda ketahui, berikut adalah kelemahan dari usaha toko bangunan:

  1. Persaingan yang cukup tinggi menuntut para pebisnis untuk memutar otak dan pandai-pandai dalam mengelola bisnis
  2. Kurang tepatnya memilih lokasi usaha juga menjadi kelemahan dari usaha toko bangunan ini.

Selain kelemahan, berikut adalah resiko usaha toko bangunan yang harus siap Anda hadapi:

  1. Modal usaha yang besar juga menjadi resiko usaha ini, untuk solusi yang bisa kami tawarkan yang pertama adalah Anda dapat mengajukan pinjaman, tentu hal ini juga memiliki resiko.
    Selain itu, Anda juga bisa mengajak kerjasama orang lain yang menurut Anda mampu melengkapi kekurangan modal yang Anda miliki.
  2. Pemasukan tak menentu, bahkan seringkali lebih rendah adalah resiko umum yang dihadapi oleh banyak usaha. Solusi untuk hal ini adalah dengan menerapkan strategi marketing yang tepat, yang sudah kita bahas pada subjudul sebelumnya.

Kesimpulan:

Untuk mendirikan usaha toko bangunan memang tidak bisa dianggap remah.

Perlu banyak persiapan dan strategi yang harus Anda mainkan.

Pada artikel ini penulis telah mengupas tuntas tentang usaha toko bangunan.

Mulai dari peluang usaha toko bangunan, modal usaha toko bangunan, analiasis pendapatan toko bangunan, bisnis plan, strategi pemasaran toko bangunan, kelebihan dan kekurangan usaha toko bangunan, resiko dan solusi dalam mendirikan toko bangunan.

Leave a Reply